Skip to content Skip to sidebar Skip to footer





Semoga Mbah Kasiem Lekas Sembuh,πŸ™ Minta Doa Nya Teman

25 November 2019 tepat nya pukul 14:00 saya berangkat dari Ogan Komering Ilir menuju ke Bayung lincir, di perjalanan keluarga kami saling bertungguan, salah satu nya yaitu mbokde Saminah, keluarga yang berasal dari oku (tepatnya desa linang), kami bertemu di lubuk seberuk dan ahirnya berangkat bersama pada pukul 15:00.. setelah beberapa jam dan telah melewati beberapa kabupaten, ahirnya kamipun sampai di kota palembang pada pukul 18:00. Disini kami istirahat sejenak sambil menunggu keluarga dari Bangka Belitung yaitu paman Ran.  4 jam menunggu ahirnya paman datang juga dan pada pukul 22:00 kami pun memutuskan untuk langsung berangkat. Dalam perjalanan Palembang ke Bayung Lincir tidak mudah, selain jalan nya yang banyak bergelumbang kendala lainya adalah mata sang supir yang sulit dikendalikan karena rasa letih dan ngantuk. Sejujurnya sudah tidak kuat lagi dalam perjalanan, namun semua itu kulakukan demi Mbah. Dan ahirnya pukul 06:00 kami sampai juga di Bayung Lincir desa mendis. 

Sesampai disana kami turun dan masuk kerumah, terkejut ketika melihat keadaan si Mbah yang sudah tak bisa apa apa lagi. Merenung, diam, begitu melihat si mbah. 

Selang sehari tepat nya pada tanggal 29 November 2019, kami langsung membawa si Mbah menuju ke RS Raden Mattaher Jambi. Selama kurang lebih 7 hari Mbah dirawat, karena penyakit komplikasi yang dideritanya, Mbah memerlukan waktu yang lama untuk mengobatinya. Namun karena terkendala oleh biaya ahirnya harus dicabut atas permintaan sendiri pada tanggal 6 Desember 2019.  Semoga Mbah di berikan kesembuhan dari penyakit yang dideritanya. AminπŸ™

Selang sehari setelah pencabutan, saya sendiri langsung menemui kepala desa dan menanyakan perihal pembuatan PBJS, dikarenakan KTP dan KK si Mbah tidak ada karena terbakar, ahirnya BPK kepala desa memberikan SK terlampir dan ditunjukan ke puskesmas terdekat. Namun tak mudah untuk membuat BPJS ada ada saja halangan nya, mulai dari KTP dan KK tidak ada, ternyata si Mbah juga belum pernah rekaman atau tidak pernah memiliki e-KTP.  Sehingga sampai saat artikel ini dibuat kartu BPJS si Mbah belum jadi.. adakah solusi terbaik tentang pembuatan BPJS?πŸ™